Latest Updates

Sebab-sebab terjadinya Perang Aceh

Penyebab terjadinya Perang Aceh dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus.
Sebab-sebab umum terjadinya perang aceh:

  1. Belanda ingin menguasai Aceh sehingga melanggar Traktat London tahun 1824.
  2. Belanda memaksa Siak untuk mengakui kekuasaan Belanda.
  3. Pembukaan Terusan Suez pada tahun 1869, membuat peranan Aceh dalam dunia perdagangan menjadi semakin penting.
  4. Rakyat Aceh dituduh mempersulit perdagangan Belanda.
Sebab-sebab khusus terjadinya perang Aceh :
Kapal-kapal rakyat Aceh yang berlayar ke Selat Malaka ditangkapi oleh Belanda. Perang Aceh bersifat perang keagamaan dan perang kemerdekaan untuk menguasai penjajah Belanda.
Pemimpin Perang Aceh
Perang Aceh dipimpin oleh Teuku Umar, Teungku Cik Di Tiro, Panglima Polim, Teuku Moh.Daud, Cut Nyak Dien, dan Cut Mutia.
Jalannya Perang Aceh:
Perang Aceh terbagi menjadi tiga tahap sebagai berikut:
  1. Perang Aceh tahapan Pertama (1873-1884)
    Belanda melancarkan perang pada tanggal 26 Maret 1873 dibawah pimpinan Jendral Kohler. Serangan dapat digagalkan sehingga Jendral Kohler gugur. Pada tahap ini Belanda ingin menguasai Masjid Raya Aceh. kemudian Belanda mengirimkan pasukan lagi yang dipimpin oleh Jenderal van Swieten dan dapat menguasai Kotaraja (Sekarang bernama Banda Aceh).
    Pasukan Belanda terdiri atas :
    a. pasukan infanteri (jalan kaki)
    b. pasukan kavaleri (pasukan berkuda); dan
    c. pasukan zeni (pembanguan)
    Pasukan Belanda terdesak oleh rakyat Aceh di berbagai medan. Siasat perang bersenjata yang dilakukan Belanda terbukti gagal. Oleh karena itu, Belanda menggunakan siasat perdamaian.
  2. Perang Aceh Tahap ke dua (1884-1896)
    Pada tahap ini Belanda menggunakan siasat Konsentrasi Stelsel, yaitu memusatkan perhatian dan kekuatan pertahanan pada wilayah yang telah dikuasainya. Siasat ini dihadapi oleh Teuku Umar dengan pura-pura menyerah kepada Belanda. Setelah mendapatkan senjata dan uang yang cukup, Teuku Umar kembali bergabung dengan rakyat Aceh yang dipimpin oleh Cut Nyak Dien.
    Untuk menyelesaikan perang Aceh, Belanda mengirimkan seorang Sosiolog, yaitu Dr.Snouck Hurgronje ke Aceh. Tugasnya untuk menyelidiki adat istiadat dan sosial budaya masyarakat Aceh. Hasil penyelidikannya ditulis dalam sebuah buku yang berjudul De Acehers. Dalam buku ini, Dr.Snouck Hurgronje mengajukan saran-saran untuk dapat mengalahkan Aceh, yaitu agar pemerintah Belanda:
    1). Tidak menghiraukan sultan sebab sultan tidak berpengaruh;
    2). Mengadakan perang dengan gerak cepat sehingga pasukan Aceh mengalami kesulitan untuk mencari perlindungan;
    3). Jangan menawarkan perudningan sebab tidak akan diterima;
    4). Memerangi golongan agama sebab golongan ini sangat berpengaruh; dan
    5). Menggunakan siasat untuk kemakmuran rakyat.
  3. Perang Aceh tahap Ke Tiga
    Pada tahap ini pasukan Belanda dipimpin oleh Letkol van Heutz. Setelah melaksanakan saran-saran Dr.Snouck Hurgonje, Belanda dapat menyelesaikan perang Aceh pada tahun 1904.
    Perang Aceh berlangsung cukup lama disebabkan beberapa faktor:
    1).Keadaan alam Aceh bergunung-gunung dan berhutan lebat.
    2). Para ulama Islam mempunyai pengaruh sangat besar dalam mengorbankan semangat perang Sabil.
    3).Perang Aceh tidak bergantung pada seorang pemimpin.
    4).Faktor sosial masyarakat Aceh yang tidak mudah tertarik pada janji-janji yang disampaikan oleh Belanda.

0 Response to " Sebab-sebab terjadinya Perang Aceh "

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan baik & Relevan dengan conten Artikel, Dilarang menyisipkan Link Hidup. jika Teks url blog/web atau isi di daftar tamu itu diperbolehkan, Terima kasih.


Obat Sipilis
Obat Raja Singa
Obat Kencing Nanah
Obat Gonore
Obat Herpes
Obat Kutil Kelamin
Obat Jengger Ayam
Obat Kondiloma Akuminata
Obat ketuat kemaluan
Obat panu Kadas kudis
Obat Gatal dan Eksim
Obat Kewanitaan
Obat Keputihan
Obat Perapet Vagina
obat Wasir
obat Ambeien
obat Ambejoss
Obat Kanker Herbal
obat kutil kelamin
Ciri gejala Sipilis
Obat Sipilis