Latest Updates
Showing posts with label Skripsi. Show all posts
Showing posts with label Skripsi. Show all posts

Macam-macam Variabel Dalam Penelitian

Macam-macam Variabel Dalam Penelitian
Menurut hubungan anatara satu variabel dengan variabel yang lain maka macam-macam variabel dalam penelitian dapat dibedakan menjadi:

  1. Variabel Independen: Variabel ini sering disebut sebagai variabel stimulus, prediktor, antecedent. Dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai vaariabel bebas. Variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (erikat). Dalam SEM (Structural Equation Modeling))Pemodelan Persamaan Struktural, Variabel independen disebut sebagai variabel eksogen.
  2. Variabel Dependen: Sering disebut sebagai variabel output, kriteria, konsekuen dalam Bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel terikat. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Dalam SEM (Structural Equation Modeling))Pemodelan Persamaan Struktural, Variabel independen disebut sebagai variabel indogen.
    Contoh Hubungan variabel : Motivasi Belajar merupakan Variabel Independen-Prestasi Belajar merupakan Variabel Dependen.
  3. Variabel Moderator: adalah variabel yang mempengaruhi  (memperkuat dan memperlemah) hubungan antara variabel independen dengan dependen. Variabel disebut juga sebagai variabel independen kedua. Hubungan perilaku suami dan istri akan semakin baik (kuat) jika mempunyai anak, dan akan semakin renggang kalau ada fihak ketiga ikut mencampuri. Disini anak adalah sebagai variabel moderator yang memperkuat hubungan, dan fihak ketiga adalah sebagai variabel moderator yang mempelemah hubungan.

Menyusun Proposal Penelitian

Menyusun Proposal Penelitian
PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF.
Rancangan atau proposal penelitian merupaka pedoman yang berisi langkah-langkah yang akan diikuti oleh peneliti untuk melakukan penelitiannya. Dalam menyusun rancangan penelitian, perlu diantisipasi tentang berbagai sumber yang dapat digunakan untuk mendukung dan yang menghambat terlaksananya penelitian.
Penelitian dilakukan berangkat dari adanya suatu permasalahan. Masalah merupakan "penyimpanan" dari apa seharusnya dengan apa terjadi, penyimpangan antara rencana dengan pelaksanaan peyimpangan antara aturan  dengan pelaksanaan. Masalah itu muncul pada ruang (tempat) dan waktu tertentu.
Rancangan penelitian harus dibuat secara sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang betul-betul mudah  diikuti. Rancangan penelitian yang sering disebut proposal penelitian paling tidak berisi empat komponen utama, yaitu Permasalahan, Landasan Teori dan Pengajuan Hipotesis, Metode Penelitian, Organisasi dan Jadwal Penelitian.
Proposal penelitian kuantitatif dikemas dalam sistematika seperti ditunjukan pada uraian berikut ini.

Sistematika Proposal Penelitian Kuantitatif
I.PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang
    B. Identifikasi Masalah
    C. Batasan Masalah
    D.Rumusan Masalah
    E.Tujuan Penelitian
    F.Kegunaan Hasil Penelitian
II.LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS
    A.Deskripsi Teori
    B.Kerangka Berfikir
    C.Hipotesis
III.PROSEDUR PENELITIAN
    A.Metode
    B.Populasi dan Sampel
    C.Instrumen Penelitian
    D.Teknik Pengumpulan Data
    E.Teknik Analisis Data
IV.ORGANISASI DAN JADWAL PENELITIAN
    A.Organisasi Penelitian
    B.Jadwal Penelitian
V.BIAYA YANG DIPERLUKAN

Jangka Waktu Penilaian Kualitatif

Pada umumnya jangka waktu penelitian kualitatif cukup lama, karena tujuan penelitian kualitatif adalah bersift penemuan. Bukan sekedar pembuktian hipotesis seperti dalam penelitian  kuantitatif. Namun demikian kemungkinan jangka penelitian berlangsung dalam waktu yang pendek, bila telah ditemukan sesuatu dan datanya sudah jenuh. Ibarat mencari provokator, atau mengurai masalah, atau memahami makna, kalau semua itu dapat ditemukan dalam satu minggu, dan telah teruji kredibilitasnya, maka penelitian kualitatif dinyatakan selesai, sehingga tidak memerlukan waktu yang lama.
Dalam hal ini Susan Staiback menyatakan bahwa " There is no way to give easy to how long it takes to do a qualitative research study. The "thypical" study probably last about a year. But the actual lenght or duration depends on  the resources, interest, and purposes of the investigator. It also depends on the size  of the study and how much time  the researcher puts into the study each day or week" tidak ada cara yang mudah untuk menentukan berapa lama penelitian kualitatif dilakukan. Pada umumnya penelitian dilakukan dalam tahunan. Tetapi lamanya penelitian akan tergantung pada keberadaan sumber data, interest, dan tujuan penelitian. Selain itu juga akan tergantung cakupan penelitian, dan bagaimana peneliti mengatur waktu yang digunakan dalam setiap hari atau tiap minggu.

Pengertian Penelitian Pendidikan

Pendidikan dapat dilihat sebagai objek kajian yang interdisiplin yang menurut McMilan dan Schumacher (1984) banyak meminjam konsep dan teori bidang ilmu lain seperti, psikologi, sosiologi, antropologi, politik, ekonomi dan sebagainya. Metode yang digunakan dalam penelitian pendidikan mengacu pada metodologi yang lazim yang digunakan di berbagai ilmu tersebut, yakni mengacu pada pendekatan behavioral science. Berbagai konsep seperti intelegensi, peran status, norma, konsep diri, keefektifan biaya juga dikaji dalam penelitian pendidikan dengan menggunakan metode tersebut.
Apakah yang dimaksud dengan penelitian Pendidikan? 
Penelitian Pendidikan adalah upaya ilmiah untuk memahami masalah-masalah pendidikan untuk memahami fenomena-fenomena yang ada di dunia pendidikan. Pengertian upaya ilmiah, seperti yang diulas pada bagian sebelumnya, mengacu pada prosedur atau langkah-langkah standar seperti mangenali masalah, merumuskan masalah, mengembangkan hipotesis, mengembangkan instrumen, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Pengertian fenomena dalam konteks definisi diatas, sebenarnya merujuk pada masalah-masalah yang muncul dalam sistem pendidikan formal, nonformal, maupun informal. Masalah ini dapat muncul dalam berbagai bentuk. Hampir setiap aspek dari ketiga sistem pendidikan tersebut mempunyai peluang untuk muncul menjadi masalah yang layak teliti. Beberapa coontoh yang mencerminkan hal tersebut adalah penelitian tentang tingkat putus sekolah, kecepatan belajar, motivasi belajar, dan sebagainya.

Contoh Surat Pernyataan Keaslian Skripsi

Contoh Surat Pernyataan Keaslian Skripsi
PERNYATAAN KEASLIAN

Bismilahirrahmaanirrahiim 
Saya yang yang bertanda tangan dibawah ini : 
Nama : Ida Farida
NPM : 11AI.1.0110
Judul : Korelasi Penggunaan Metode Rolle Playing Terhadap Peningkatan  
Pemahaman Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Pada Peserta Didik Kelas VII di MTs Ma’arif Purwasari Wanareja Cilacap Tahun Pelajaran 205/2016.
Dengan ini menyatakan bahwa :

Contoh Kata Pengantar Untuk Skripsi

Contoh Kata Pengantar Untuk Skripsi
KATA PENGANTAR
Peneliti panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas segala karunia, rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul : “KORELASI PENGGUNAAN METODE ROLLE PLAYING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK PADA PESERTA DIDIK KELAS VII DI MTS MA’ARIF PURWASARI WANAREJA CILACAP TAHUN PELAJARAN 205/2016” dengan lancar. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, para sahabat, keluarga serta umatnya.
Skripsi ini merupakan upaya maksimal peneliti dalam rangka mengembangkan kemampuan diri dan upaya memberikan kontribusi pemikiran bagi khasanah ilmu pengetahuan dan upaya mengembangkan konsep pembelajaran yang maksimal.

BAGIAN-BAGIAN SKRIPSI (2)

BAGIAN-BAGIAN SKRIPSI (2)
BAGIAN UTAMA SKRIPSI
Bagian utama Skripsi  secara umum terdiri dari 1) pendahuluan, 2) kajian/acuan teoretik, 3) metodologi penelitian, 4) analisis dan 5) kesimpulan. Namun berdasarkan jenis penelitiannya, maka bagian utama dibagi menjadi dua, yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.
Penelitian Kuantitatif
  1. Pendahuluan
    Pendahuluan dimaksudkan untuk mengantar pembaca ke dalam pembahasan suatu masalah. Dengan membaca bagian pendahuluan, pembaca sudah mendapat gambaran umum tentaang pokok pembahasan dan gambaran umum penyajiannya.
    Bagian pendahuluan kuantitatif berisi q) latar belakang masalah, b) perumusan masalah, c) tujuan penelitian, d) kegunaan penelitian.
    1. Latar belakang masalah

BAGIAN-BAGIAN SKRIPSI (1)

BAGIAN-BAGIAN SKRIPSI (1)
Secara umum skripsi disajikan dalam tiga bagian besar, yaitu: bagian awal, bagian utama dan bagian akhir.
  1. Bagian awal
    Bagian awal skripsi terdiri atas urutan: 1)halaman sampul, 2) halaman judul, 3) abstrak, 4) halaman persetujuan 5) nota dinas, 6) halaman pernyataan otensititas, 7) halaman pengesahan, 8) riwayat hidup, 9) kata pengantar, 10) daftar isi, 11) daftar tabel, 12) daftar gambar, dan 13) daftar lampiran.
    1. Halaman sampul dan Halaman Judul
      Isi halaman sampul yakni memuat judul skripsi, jenis karya ilmiah, lambang Perguruan tinggi, nama dan nomor induk penulis, nama program studi, serta tahun lulus (bukan tahun wisuda). Sampul skripsi digunakan kertas tebal (hard cover) dari bahan karton yang keras dan dilapisi plastik transparan. Adapun warna sampul skripsi bergantung pada kode warna prodi dan jurusan masing-masing, yaitu merah untuk prodi syariah, hijau untuk prodi tarbiyah dan lainnya.

Obat Sipilis
Obat Raja Singa
Obat Kencing Nanah
Obat Gonore
Obat Herpes
Obat Kutil Kelamin
Obat Jengger Ayam
Obat Kondiloma Akuminata
Obat ketuat kemaluan
Obat panu Kadas kudis
Obat Gatal dan Eksim
Obat Kewanitaan
Obat Keputihan
Obat Perapet Vagina
obat Wasir
obat Ambeien
obat Ambejoss
Obat Kanker Herbal
obat kutil kelamin
Ciri gejala Sipilis
Obat Sipilis